komponen-alat-berat-engine-dan-klasifikasi-engine
Komponen Alat Berat Dalam dunia alat berat, engine atau penggerak mula adalah komponen vital yang mengubah energi panas dari bahan bakar menjadi energi gerak. Artikel ini akan membahas berbagai aspek engine dalam konteks alat berat. Mari kita mulai dengan mengklasifikasikan engine.
- Engine: Jenis dan Klasifikasinya
Engine dapat dibagi menjadi dua kategori utama berdasarkan tempat terjadinya proses pembakaran dan tempat perubahan energi panas menjadi energi gerak. Jika proses ini terjadi dalam ruang yang sama, engine tersebut dikategorikan sebagai engine dengan jenis internal combustion. Namun, jika ruangannya terpisah, kita berbicara tentang engine eksternal combustion.
-
- Engine Eksternal Combustion : Engine eksternal combustion sendiri dapat dibagi menjadi dua kelompok: turbine dan piston. Turbine biasanya digunakan dalam aplikasi seperti pesawat terbang, sementara piston lebih umum dalam alat berat.
- Engine Internal Combustion : Di dalam engine internal combustion, kita memiliki tiga jenis utama: engine piston, turbine, dan wankel atau rotary. Sekarang mari kita fokus pada engine piston, yang adalah yang paling relevan untuk alat berat.
Engine Piston
Engine piston dapat dibagi lebih lanjut berdasarkan perlu tidaknya percikan bunga api untuk proses pembakaran.
- Engine Diesel vs. Engine Spark Ignited : Dalam engine piston, kita memiliki dua jenis utama: engine diesel dan engine spark ignited. Perbedaan utamanya adalah dalam engine diesel, proses pembakaran terjadi tanpa api busi (spark), sementara dalam engine spark ignited, kita menggunakan api busi untuk memicu pembakaran.
- Engine Diesel: Dua Langkah dan Empat Langkah : Engine diesel empat langkah adalah yang paling umum digunakan dalam alat berat. Namun, ada juga varian engine diesel dua langkah. Perbedaan utama adalah dalam berapa banyak langkah piston untuk menghasilkan satu langkah power.
- Engine Diesel: Sistem Pre-Combustion Chamber vs. Direct Injection : Dalam engine diesel empat langkah, kita memiliki dua tipe utama berdasarkan cara bahan bakar dimasukkan ke dalam ruang bakar: engine dengan sistem pre-combustion chamber dan direct injection. Kedua metode ini memiliki keunggulan dan kelemahan masing-masing.
- Istilah-Istilah Penting pada Engine
Sebelum kita melangkah lebih jauh, mari kita pahami beberapa istilah yang sering digunakan dalam konteks engine:
- Top Dead Center (Titik Mati Atas): Posisi paling atas dari gerakan piston
- Bottom Dead Center (Titik Mati Bawah): Posisi paling bawah dari gerakan piston
- Bore (Diameter Combustion Chamber): Diameter ruang bakar.
- Stroke: Jarak yang ditempuh oleh piston dari BDC menuju TDC atau sebaliknya.
- Displacement: Hasil perkalian antara Bore dan Stroke.
- Compression Ratio: Total volume (BDC) dibagi oleh volume kompresi (TDC)
Dengan pemahaman tentang istilah-istilah ini, kita dapat lebih mendalam memahami bagaimana engine bekerja dan bagaimana mereka digunakan dalam alat berat.
