Klasifikasi Materials Handling: Mempermudah Pemecahan Masalah dalam Operasi
Pengantar
Dalam industri, logistik, dan manufaktur, peralatan material handling memiliki peran yang sangat penting. Namun, mengklasifikasikan peralatan ini tidaklah mudah karena kompleksitasnya. Terdapat banyak jenis dan tipe peralatan yang berbeda, dan untuk mengklasifikasikannya secara tepat memerlukan analisis mendalam. Dalam artikel ini, kita akan membahas tujuan dari klasifikasi peralatan material handling dan bagaimana penerapannya membantu suatu organisasi dalam pemecahan masalah terkait operasi.
Kompleksitas Klasifikas Materials Handling
Proses klasifikasi peralatan material handling memang menantang. Misalnya, jika peralatan diklasifikasikan berdasarkan jenis material yang dapat dilayani, seperti bulk materials handling dan package handling, beberapa peralatan bisa menjadi ambigu. Sebagai contoh, ketika bulk materials dimasukkan dalam kantong atau tempat lainnya, ia bisa dianggap sebagai jenis package. Dan dalam beberapa situasi, peralatan seperti conveyor atau peralatan hopper dapat melayani baik bulk materials maupun unit loads, sehingga dimasukkan dalam kedua jenis golongan ini.
Klasifikasi yang Lebih Spesifik
Untuk menghindari kebingungan dalam menggolongkan peralatan, umumnya digunakan pendekatan klasifikasi yang lebih spesifik. Hal ini dilakukan dengan mengambil satu sistem sebagai mayor classes dan menggunakan sistem lainnya untuk penggolongan dalam sub classes yang lebih terperinci. Dengan cara ini, semua jenis peralatan handling dapat dimasukkan ke dalam golongan-golongan yang telah ditentukan.
Sebagai contoh, dalam penerapan dalam plant lay out, klasifikasi peralatan angkat sering menggunakan pendekatan sebagai berikut:
- Mayor Classes:
- Fixed Path
- Limited Area
- Large Area
- Sub Classes:
- Conveyor
- Cranes
- Tractors, Truck, Railway Equipment
Dengan pendekatan ini, peralatan material handling digolongkan dalam mayor classes berdasarkan cara kerja dan sifat pelayanannya. Misalnya, mayor classes seperti hoisting equipment, conveying equipment, dan surface and overhead equipment digunakan untuk membagi peralatan berdasarkan sifat layanannya.
Klasifikasi Berdasarkan Sifat Layanan
Klasifikasi peralatan berdasarkan sifat layanannya sangat membantu dalam memahami fungsi dan kegunaan peralatan tersebut. Beberapa klasifikasi yang digunakan adalah:
1. Hoisting Equipment
Peralatan dalam kategori ini memiliki lifting gear dan berfungsi untuk mengangkat beban terutama dalam bentuk batchses. Grup ini terdiri dari:
- Hoisting Machinery
- Cranes
- Elevators
2. Conveying Equipment
Peralatan dalam kategori ini tidak dilengkapi dengan lifting gears dan berfungsi untuk memindahkan beban secara konstan atau intermiten. Grup ini terdiri dari:
- Conveyors
- Loads Tranferring Device
- Air Operated Device
- Hydraulic Device
- Auxiliary Device
3. Surface and Overhead Equipment
Peralatan dalam kategori ini tidak memiliki lifting gear dan umumnya digunakan untuk mengangkut beban dalam bentuk batches. Grup ini terdiri dari:
- Trackless Trucks
- Narrow Gauge Cars
- Cross Handling Devices
- Overhead Trackage System
- Scraper End Skidder Devices
Kesimpulan
Klasifikasi peralatan material handling merupakan langkah penting untuk memahami berbagai jenis peralatan, kegunaannya, dan bagaimana mengoptimalkan penggunaannya. Dengan menggunakan pendekatan klasifikasi yang lebih spesifik, organisasi dapat memudahkan pemecahan masalah dalam operasi material handling mereka. Melalui pengambilan mayor classes dan sub classes, serta memperhatikan sifat layanan dari peralatan, pengelompokan peralatan material handling dapat dilakukan dengan lebih efisien dan akurat.
FAQs (Pertanyaan Umum)
- Apa tujuan dari klasifikasi peralatan material handling?
- Tujuan utama klasifikasi peralatan material handling adalah untuk mempermudah pemecahan masalah dan memahami berbagai jenis peralatan dalam operasi industri.
- Mengapa klasifikasi diperlukan dalam operasi material handling?
- Klasifikasi diperlukan agar organisasi dapat memahami karakteristik dan kegunaan berbagai jenis peralatan, sehingga dapat digunakan dengan lebih efektif dan efisien.
- Bagaimana klasifikasi berdasarkan jenis material membantu pemecahan masalah?
- Klasifikasi berdasarkan jenis material membantu mengidentifikasi peralatan yang cocok untuk mengangani material tertentu, sehingga operasi dapat berjalan lebih lancar.
- Apa perbedaan antara hoisting equipment dan conveying equipment?
- Hoisting equipment digunakan untuk mengangkat beban dalam bentuk batchses, sedangkan conveying equipment digunakan untuk memindahkan beban secara terus-menerus atau intermiten.
- Bagaimana penerapan klasifikasi dalam plant lay out dapat meningkatkan efisiensi?
- Dengan menggunakan klasifikasi yang sesuai, plant lay out dapat diatur dengan lebih terstruktur, sehingga aliran material dan proses produksi menjadi lebih efisien.
